Gagal Jadi Satpam PT Timah, Aldi Lesmana Lapor Polisi

ZONALABOUR.COM, MUNTOK - Polres Bangka Barat, Kamis (22/3/2018) menggelar Konfrensi Pres dugaan kasus penipuan yang dilakukan oleh RA (23) kepada korbannya, Aldi Lesmana Alfianto (21) warga kampung Sawah Kelurahan Tanjung Muntok. Penangkapan RA dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Bangka Barat, Rabu (21/3/2018 )sekitar pukul 16.00 wib.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan  barang bukti berupa,  1 (satu) setel seragam satpam lengkap dan1 (satu) lembar surat penempatan yang telah janjikan oleh tersangka. Penangkapan tersangka ini berdasarkan laporan korban kepada polisi dengan surat LP/B-24/III/2018/Babel/Res Babar/SPKT tanggal 21 Maret 2018. 

Tersangka diancam dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 (empat) tahun. Tersangka telah melakukan penipuan sebanyak 24 kali dengan total kerugian sebesar Rp.180.000.000,- dengan modus menjanjikan korbannya mendapatkan pekerjaan sebagai satpam PT.TIMAH dengan cara membujuk dan meyakinkan korban supaya mau di bantu tersangka untuk memasukkan anaknya sebagai satpam PT.TIMAH melalui PT.CAKRA.

Modus penipuan yang dilakukan tersangka RA ini, berawal Minggu 8 Oktober 2017 sekitar pukul 19.30 wib mendatangi Aldi Lesmana Alfianto jalan Kampung Sawah Kelurhan Tanjung Kecamatan Muntok Bangka Barat,  untuk menawarkan pekerjaan sebagai Satpam PT. TIMAH kepada Aldi Lesmana Alfianto, kemudian Rahmat Fitrah memberitahukan kepada  Aldi Lesmana Alfianto bahwa tidak ada pembukaan pekerjaan untuk masuk sebagai Satpam PT. TIMAH untuk menjadi Satpam PT. TIMAH hanya bisa dengan cara jalur belakang.

Beberapa hari kemudian Ra datang kembali dan meminta uang sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) kepada Aldi Lesmana Alfianto untuk memberikan guna mempermudah berkas, Satu minggu kemudian  Ra datang kembali dan meminta uang sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dengan alasan untuk melancarkan berkas  Aldi Lesmana Alfianto tersebut dan satu minggu kemudian  Ra datang kembali dan meminta uang sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) setelah itu memberikan seragam Satpam kepada Aldi Lesmana Alfianto lalu satu minggu kemudian Ra meminta uang kembali sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dengan alasan untuk mempercepat berkas dan penempatan kerja Aldi Lesmana Alfianto.

Beberapa hari kemudian Ra datang kembali dan memberikan kertas penempatan kerja bahwa Aldi Lesmana Alfianto ditempatkan di Sungailiat kemudian, 3 Januari 2018 Aldi Lesmana Alfianto beserta orangtua diminta untuk datang ke PT. CAKRA di Pangkalpinang setelah ditanyakan kebenarannya di PT. CAKRA ternyata tidak ada berkas  Aldi Lesmana Alfianto tersebut sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp. 18.000.000 (delapan belas juta rupiah). Merasa tertipu oleh RA, akhirnya korban melaporkan ke SPKT Polres Bangka Barat.

Kabag Ops Polres Bangka Barat Kompol Febriandi Aloho seizin Kapolres Bangka Barat dalam konferensi persnya menjelaskan kasus tersebut di tangani unit Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, Bagi Masyarakat yang merasa tertipu Rekrutmen Satpam PT Timah agar segerah melaporkan ke Polres Bangka Barat, untuk sementara baru dua orang yang melaporkan ke Polres Bangka Barat,"ujar Andi. [alif]

Tidak ada komentar