Sembilan Bulan Bekerja Seorang TKI Di Arab Saudi Tidak Peroleh Gaji

Masmurah Mastur Sulaiman TKI asal Kalsel.[Dok/pribadi]
ZONALABOUR.COM, JAKARTA - Seorang Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Arab Saudi atas nama Masmurah Mastur Sulaiman, selama 9 bulan bekerja tidak dibayar. Hal ini membuat TKI tersebut merasa kecewa dan mengadukan nasibnya ke Yayasan Lembaga Bantuan Kerja Indonesia (YLBKI), melalui komunikasi IMO, Jumat (23/3/2018).

Masmurah Mastur Sulaiman yang beralamat di  Jl.n Melati, Kampung Tengah Hilir RT 003/001 Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini menuturkan bahwa dirinya diajak oleh Sumiati dan  Hani ke Jakarta dan diserahkan ke pihak Ronas dan penampungan PT. Hasindo Karya Niaga selama 1 bulan. Direktur Utama PT. Hasindo Karya Niaga adalah Hamdan dan Ronas sebagai direktur operasional dan bertanggung jawab terhadap TKW.

Setelah satu bulan di penampungan, Masmurah pun diberangkatkan ke Arab Saudi dengan pasport B 3764937 pada tanggal 7 Juli 2016. Setibanya di Arab Saudi, Masmurah langsung diserahkan ke majikan atau Agency Sarykah TTCO selama 9 bulan terhitung sejak bulan Mei 2017 hingga sekarang.

"Saya harap pihak YLBKI, Yayasan Lembaga Bantuan Kerja Indonesia yang membidangi divisi advokasi, untuk membantu menyelesaikan persoalan ini dan menginformasikn pihak PT. Hasindo Karya Niaga agar mengurus gaji atau hak-hak saya." Ujar Masmurah melalui Imo.

Masmurah menambahkan bahwa untuk kelengkapan pengaduannya itu, dirinya telah memberi keterangan melalui IMO berupa data dan rekaman kepada Hongki, divisi advokasi YLBKI.

Roedi Susyanto, Kepala Yayasan Lembaga Bantuan Kerja Indonesia (YLBKI)  mengatakan bahwa sebagai ketua YLBKI dirinya harus membela dan memperjuangkan hak-hak TKI.[]

Tidak ada komentar