Lapor Ke Agensi Dirinya Dipukuli,TKI Dilaporkan Ke Polisi Atas Tuduhan Laporan Palsu


 
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Nasib malang kembali menimpa TKI di Malaysia berinisial NK yang beralamat di RT 05/RW 05 Desa Kertamukti, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Hal ini seperti dituturkan sang suami kepada Roedi Susyanto, Pimpinan Umum zonalabour.com yang banyak memberitakan seputar pekerja Indonesia di dalam dan luar negeri, Senin ( 3/9/2018).

Dalam penuturannya, sang suami mengatakan, istrinya (NK) itu bekerja di Malaysia sejak Februari 2018 lalu di rumah seorang warga Malysia bernama (OL) bersama salah seorang teman yang berasal dari NTB.

Karena memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik, temannya yang berasal dari NTB itu dipulangkan oleh sang majikan. Sepeninggal teman NTB ke Indonesia, NK bekerja sendiri dan mulailah sang majikan sering memarahi NK seputar pekerjaan bahkan memukul NK sementara NK tidak tahu kesalahan apa yang dilakukannya. Majikan kemudian memulangkan NK ke agensi lain di Malaysia.

Agensi menanyakan perihal dipulangkannya NK oleh sang majikan. NK menceritakan dan menjawab apa yang dialaminya. Pihak agensi menelpon pihak majikan atas peristiwa tersebut dan pihak majikan mengelak telah melakukan kekerasan terhadap NK dan melaporkan balik ke pihak kepolisian Malaysia bahwa N telah membuat laporan palsu.

"Padahal memang kenyataanya istri abdi sebetulna mengalami kekerasan tapi mungkin krna kondisi tertekan takut mungkin bicarana jdi berubah." Ujar sang suami menceritakan.

Pihak majikan mengancam dengan meminta uang sebesar 25 juta dengan batas waktu dua hari dan bila tidak ada sang istri langsung ditahan selama 6 bulan.

NK sebagai TKI Malaysia diberangkatkan oleh PT Dutaprima dan diproses oleh seseorang yang bernama Nora pada Februari 2018.[]

Tidak ada komentar