Panwaslu Kecamatan Jatinegara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Bagi Ketua RW


Puadi saat sosialisasi bersama Panwaslu Kecamatan Jatinegara Ahmad Yani (ketua), Setiawan dan Anugrah Widi (anggota)

ZONALABOUR.COM, JAKARTA - Panwaslu Kecamatan Jatinegara mengadakan acara Sosialisasi Pemilu Partisipatif ketiga di Aula Kecamatan Jatinegara pada hari rabu siang, Rabu (19/12/2018).

Kegiatan ini dalam rangka pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD serta Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 untuk masa bakti 2019 - 2024.

Sosialisasi Pemilu Partisipatif ini merupakan rangkaian kegiatan Panwaslu Kecamatan yang ke - 3 dari bulan September 2018. Acara dihadiri berbagai unsur masyarakat yang merupakan perwakilan ketua RW, Ormas, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Sambutan yang dibuka langsung oleh bapak camat Jatinegara, Nasrudin Abubakar mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta kali ini dan kerjasama dalam mengawal pemilu agar berjalan dengan lancar di wilayah kecamatan Jatinegara.

"Peran serta dan keaktifan Masyarakat dan komponen-komponen yang ada baik ketua RW, Ormas dan tokoh agama dan tokoh Masyarakat untuk mengawal pemilu 2019 dapat berjalan dengan baik dan sukses." Ujar Camat.

Narasumber pada acara Sosialisasi Pemilu Partisipatif kali ini antara lain; Ahmad Yani (Ketua Panwaslu kecamatan Jatinegara), Sakhroji, SH. MH (Ketua Bawaslu Kota Jakarta Timur) dan Puadi, S.Pd., M.Si (Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta).
Acara ini di moderatori oleh Anugrah Widhy ( anggota panwaslu kecamatan Jatinegara )

Ahmad Yani, mengingatkan bahwa pada pertemuan terbatas dan tatap muka meminta calon legislatif dan calon pasangan presiden dan wakil presiden pada pemilu 2019 agar mematuhi peraturan-peraturan yang ada. Seperti membuat surat pemberitahuan yang di tujukan kepada kepolisian dan tembusan ke KPU dan Bawaslu.

Beliau juga menjelaskan fungsi tugas pengawasan di wilayah Kecamatan Jatinegara. Partisipatif Pemilu melibatkan masyarkat dengan pengawas TPS sesuai UU No. 7 Tahun 2017 yaitu - memiliki E-KTP, sudah berusia minimal 25 tahun dan berdomisli di tempat tinggal setempat.

Pada kesempatan yang sama, Sakhroji, mengajak masyarakat dalam pengawasan Pemilu untuk berperan serta mengawal Pemilu 2019 dan menjelaskan tugas fungsi pengawas ke masyarakat yang hadir di acara sosialisasi ini.

"Pemilu 2019 akan berjalan dengan baik dan sukses dengan peran aktif masyarakat dalam mengawal pemilu,bukan hanya tugas penyelenggara pemilu dan stakeholdernya." Ujarnya.

Puadi menjelaskan bahwa peraturan-peraturan pengawasan sesuai dengan UU Pemilu No 7 tahun 2017 menjelaskan penanganan penegakan peraturan pemilu dan sanksi yang diterima oleh peserta pemilu 2019.[Wid]

Tidak ada komentar