A.T Kearney: Indonesia Akan Menjadi Pelaku Utama Kendaraan Berenergi Listrik

Putu Juli Ardika Direktur Industri Maritim, Alat Transpotasi dan Alat Pertahanan [Suroto]

ZONALABOUR.COM, JAKARTA - Sebuah forum ekonomi internasional, A.T Kearney, The World Economic Forum yang berkantor pusat di Chicago, Illinois, Amerika Serikat mengatakan bahwa pada tahun 2030,Indonesia akan menjadi pelaku utama di bidang otomotif, kendaraan bernergi listrik.

Hal ini dikatakan Putu Juli Ardika Direktur Industri Maritim, Alat Transpotasi dan alat Pertahanan, Kementrian Perindustrian saat wawancara di kantornya, Jl. Jendral Gatot Subroto, Kav 52-53, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).

Menurut Putu, hal ini diperkuat dengan keberadaan bahan baku baterai sebanyak 7% yang dimiliki Indonesia di laut Jawa yang telah diteliti oleh ahli geologi dan pertambangan sebagai local endowment.


Putu Juli Ardika Direktur Industri Maritim. Alat Transpotasi dan alat Pertahanan [Suroto]

Selain itu, tambah Putu, Indonesia juga memiliki bio diesel, fuel diesel dan juga baterai sebagai komponen utama kendaraan berenergi listrik.

Indonesia, lanjut Putu telah membuat road map untuk memproduksi kendaraan LCDC Kbh pada 2020 dan kendaraan berenergi listrik pada tahun 2025. Hal ini sudah berjalan 25% dengan deskripsi bahwa dari total 2 juta kendaraan, 400 ribu di antaranya sudah dipetakan.

"Ini cukup perspektif bagi Indonesia," Ujarnya.

Ke depan, katanya, kementrian perindustrian akan melakukan pembenahan pasar dalam negeri agar memproduksi kendaraan berorientasi pasar global dengan menguatkan standar internasional.

"Dalam program low carbon emission vehicle. kalau kita irit dan emisi karbonnya rendah maka produk kita akan menjadi unggulan dunia." Imbuhnya.[GF]

Tidak ada komentar