H Dolly Ahmad Kurnia: Calon Pejabat Politik Kader HMI Dikalahkan Pemodal

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Kendati jihad Kader HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) pada Pilpres 2019 ada dimana mana peran distribusi dan promosi politik, realita dikalahkan Kader yang dibiayai pemilk modal / Kapitalis Naga, Tapi ada juga seperti Bahlil Lahaida (Pimpinan HIPMI) yang  sukses memutus dinasti HIPMI.
Kader HMI Komarudin Hidayat nyatakan Usai Pilpres KAHMI  ditantang bagaimana jadi perekat NKRI.

Demikian Sambutan Presidium KAHMI Nasional H Dolly Ahmad Kurnia (Caleg jadi) DPR Golkar pada giliran Ifhtor / Buka puasa KAHMI Nas dengan Penceramah Prof Dr Djafar Hafsah dirumah dinas Mendikbud Prof Dr Muhajir Efendi, jalan Widya Canra, Kebayoran Baru, Jakarte, Romadhon 1440 H.

Dolly yang nampak.makin tawadhu dengan jenggotnya yang makin panjang, melanjutkan, Romadhon bagi HMI adalah budaya  perbaikan Gizi, bingung pilih jadwal buka puasa undangan KAHMI dan Parpol,  kendati banyak yang non HMI ikutan cari Proposal Dana.

HMI adalah mata air KAHMI, bila tiada HMI otomatis anggote KAHMI makin surut  seperti LVRI.
Namun Prihatin mata air "milenial ' ini makin keruh.

Kait qurban 700 lebih KPPS hamdalah tiada HMI kecuali cukup diwakili Husni Kamil Manik (Ketua KPU) pada Pemilu 2014  tanpa Team Pencari Fakta. 

Hadir antara lain Akbar Tanjung, Subandriyo, Mirza Basa, Sudjana Sulaiman, Faisal Jolong, Nurmansyah,  Nazamudin Ramli, Sofyan Putuhena, Pohan.  [Mahdi]

Tidak ada komentar