Ketua Umum PERKHAPPI Menjadi Tim Asistensi Hukum Menkopolhukam


Prof. Dr Faisal Santiago, S.H., M.M, Ketum PERKHAPPI.[ist]
ZONALABOUR.COM, JAKARTA - Tim Asistensi Hukum telah resmi dibentuk oleh Menko Polhukam Wiranto. Tim Hukum ini bertugas membantu memberi masukan/kajian dalam penanganan kasus-kasus pelanggaran hukum.

"Kita mengajak pakar-pakar di masyarakat, representasi masyarakat, kita ajak bersama-sama ya untuk menelaah itu, menganalisis itu. Agar dari masukan itu aparat keamanan, polisi, kejaksaan, bisa bertindak melakukan aksi yang sudah di-back up masukan dari pakar hukum yang otomatis representasi dari masyarakat," kata Wiranto di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Menurut Wiranto, tim asistensi hukum sudah menggelar rapat hari ini. Nantinya masukan dari tim asistensi hukum akan diteruskan ke penegak hukum.

"Tim ini terus berikan suatu eksistensi kepada kantor Kemenko Polhukam," ujarnya

Prof Dr Faisal Santiago, S.H., M.M. yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Konsultan Hukum & Pengacara Pertambangan Indonesia (PERKHAPPI) juga masuk dalam Tim Asistensi Hukum tersebut. Sebagai salah satu Guru Besar Ilmu Hukum Termuda di Indonesia beliau ditunjuk untuk menjadi bagian dalam Tim yang bertugas untuk membantu memberi masukan/kajian dalam penanganan kasus-kasus pelanggaran hukum.

“Jadi intinya saya membantu Menkopolhukam dalam rangka penegakan hukum, semua orang boleh mengeluarkan pendapat dan dilindungi oleh konstitusi tapi kalau sudah ke arah makar itu yang tidak bisa ditolerir, semua ada aturan dan mekanisme. Nah tim kita mengkaji itu untuk memberi masikuan, tetapi pada akhirnya para penegak hukumlah yang akan mendaklanjuti, apalagi Menkopolhukam yang membawahi politik hukum dan HAM harus berhati-hati dalam menyikapi hal ini terutama setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg)," ucapnya saat diwawancarai.

Dihubungi secara terpisah, Andriansyah Tiawarman K, S.H., M.H., Sekretaris Jenderal PERKHAPPI menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terpilihnya Ketum PERKHAPPI sebagai bagian dari Tim Asistensi MENKOPOLHUKAM.

“Tentu bangga, ketika Pak Ketum didaulat menjadi anggota Tim Asistensi Hukum Nasional. Sebagai akademisi yang kemampuannya tentu tidak perlu diragukan, Pak Ketum, saya rasa tahu persis apa yang menjadi tanggung jawabnya. Mewakili PERKHAPPI, saya mengucapkan selamat atas terpilihnya Prof. Dr. Faisal Santiago, sebagai Tim Asistensi Hukum Nasional. PERKHAPPI tentu bangga, bukan hanya sosoknya sebagai Guru Besar Hukum Termuda di Indonesia saat ini, kami yakin pak Ketum juga akan mampu memberikan kontribusi yang terbaik bagi NKRI”

Berikut daftar anggota Tim Asistensi Hukum Kemenko Polhukam:
1. Prof. Muladi, Praktisi Hukum

2. Prof. Romli Atmasasmita, Staf Khusus Menko Polhukam Bidang Hukum dan Perundang-
Undangan

3. Prof. Muhammad Mahfud MD, Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

4. Prof. Dr. Indriyanto Seno Adji, Guru Besar Universitas Krisnadwipayana

5. Prof. I Gede Panca Astawa, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran

6. Prof. Faisal Santiago, Guru Besar Hukum Universitas Borobudur dan Dekan Fakultas Hukum

Universitas Borobudur

7. Prof. Dr. Ade Saptomo, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila

8. Prof. Dr. Bintan R. Saragih, Ahli Ilmu Negara UI dan UPH

9. Prof. Dr. Farida Patittinggi, Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin

10. Dr. Harsanto Nursadi, Ahli Administrasi Negara/ Hukum Tata Negara

11. Dr. Teuku Saiful Bahri, Lektor Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta

12. Dr. Teguh Samudera, Praktisi Hukum

13. Dr. Dhoni Martim, Praktisi/Akademisi

14. Kepala Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM

15. Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam

16. Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam

17. Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri

18. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo

19. Kepala Divisi Hukum Kepolisian RI

20. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri

21. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri

22. Indra Fahrizal, Staf Khusus Menko Polhukam Bidang Ekonomi dan Moneter

23. Asistensi Deputi Koordinasi Penegakan Hukum Kemenko Polhukam

24. Adi Warman, Sekretaris Tim Asistensi Hukum Kemenko Polhukam.[NA]

Tidak ada komentar