Para Aktivis Gelar Kepedulian Terhadap Wafatnya Penyelenggara Pemilu


Dahlia Zein bersama para aktivis saat gelar kepedulian
 
ZONALABOUR.COM, JAKARTA - Pemilu serentak pada 17 April lalu menyisakan luka yang teramat dalam karena banyak wafatnya para petugas penyelenggara Pemilu di berbagai daerah. Sebagaikepedulian terhadap mereka, kumpulan aktivis kemanusian gelar aksi kepedulian, Kemang Village Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2019).

Menurut Dahlia Zein, aktivis yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, ini adalah Pemilu paling brutal baik dari segi kecurangannya maupun jumlah korbandalam pelaksanaannya.

"Kami bersyukur bahwa KPU RI mengajukan tunjangan dana untuk para korban. Sebenarnya bukan hanya itu saja kami pun sebagai rakyat Indonesia mempertanyakan kematian yang saat ini sudah semakin bertambah," Ujar Dahlia Zein.

Dahlia menambahkan, anehnya mengapa yang menjadi korban rata-rata petugas KPPS. Jumlah mereka sudah hampir 380 yang meninggal hingga saat ini.

"Kalo saya bilang ini bisa dikategorikan sebagai musibah nasional. Ada apa ini?" Tambah Dahlia bertanya.

Karena banyak memakan korban, lanjut Dahlia, pemerintah atau aparat kepolisian bisa mengautopsi semua jenazah para KPPS itu mungkin akan ketahuan penyebab kematiannya.

"Mewakili rakyat yang bertanya tanya akan hal ini, saya minta tolong aparat agar bisa melakukan autopsi jenazah para pahlawan Pemilu itu sehingga rakyat pun bisa lebih legowo," Tandasnya.

Dahlia yang juga Ketua Umum Baladhika Jaya ini menyarankan agar aparat mencari tahu penyebab kematian para petugas KPPS yang meninggal itu dengan mewawancarai pihak keluarga. Hal ini menurutnya lebih baik lagi sehingga masyarakat tahu. []

Tidak ada komentar